Pemkot Bandung Siapkan Kesempatan Kerja bagi Eks Karyawan Kebun Binatang Bandung

Redaksi Jabar

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 07:35 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SWI JABAR // BANDUNG, 30 September 2026 — Pemerintah Kota Bandung menyiapkan peluang penempatan kerja bagi eks karyawan Kebun Binatang Bandung yang terdampak perubahan pengelolaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian dan keberlanjutan kesempatan kerja bagi para pekerja terdampak.

 

Proses penempatan dilakukan berdasarkan hasil asesmen yang telah dilaksanakan oleh Faunaland terhadap eks karyawan Kebun Binatang Bandung. Asesmen tersebut bertujuan memetakan kompetensi, keterampilan, serta pengalaman kerja masing-masing pekerja sebagai dasar untuk mengidentifikasi peluang penempatan yang sesuai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total 121 eks karyawan Kebun Binatang Bandung, sebanyak 57 orang tercatat sebagai karyawan terdampak. Mereka memiliki beragam pengalaman dan kompetensi, antara lain dalam perawatan satwa, operasional, sarana dan prasarana, pertamanan, nutrisi satwa, pelayanan tiket, hingga administrasi.

 

Hasil asesmen selanjutnya dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Bandung melalui perangkat daerah terkait. Pemetaan tersebut digunakan untuk mencocokkan kompetensi dan pengalaman para eks karyawan dengan kebutuhan tenaga kerja yang tersedia.

 

Berdasarkan hasil asesmen dan koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Bandung telah mempersiapkan rencana penempatan kerja dengan mempertimbangkan kompetensi masing-masing pekerja serta kebutuhan tenaga kerja pada perangkat daerah terkait.

 

Adapun mekanisme penempatan akan disesuaikan dengan ketentuan dan kebutuhan masing-masing perangkat daerah, antara lain melalui pola tenaga outsourcing maupun kontrak perorangan.

 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan hasil asesmen menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan peluang penempatan kerja bagi para eks karyawan.

 

«“Asesmen yang telah dilakukan oleh Faunaland memberikan gambaran mengenai kompetensi dan pengalaman kerja para eks karyawan Bandung Zoo. Hasil asesmen tersebut menjadi salah satu dasar bagi kami untuk melihat peluang penempatan kerja yang sesuai dengan kompetensi masing-masing serta kebutuhan tenaga kerja yang tersedia,” ujar Yayan.»

 

Menurut Yayan, kebutuhan tenaga kerja pada setiap perangkat daerah berbeda sehingga proses penempatan harus dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi dan pengalaman masing-masing pekerja.

 

«“Kami terus melakukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar rencana penempatan ini dapat berjalan secara terarah. Kebutuhan tenaga kerja di masing-masing perangkat daerah tentu berbeda, sehingga penempatannya akan disesuaikan dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki para eks karyawan, termasuk melalui pola outsourcing maupun kontrak perorangan,” katanya.»

 

Pemerintah Kota Bandung juga mengapresiasi proses asesmen yang dilakukan Faunaland sebagai bagian dari upaya bersama dalam memetakan peluang keberlanjutan kerja bagi para eks karyawan Kebun Binatang Bandung.

 

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan proses penempatan berbasis kompetensi, Pemkot Bandung berharap para pekerja terdampak memperoleh kejelasan mengenai peluang kerja yang tersedia serta dapat kembali bekerja sesuai dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki.

 

“Prinsipnya, kami ingin memastikan bahwa para pekerja terdampak mendapatkan kejelasan mengenai peluang keberlanjutan kesempatan kerja. Hasil asesmen ini menjadi dasar untuk proses tindak lanjut, dan kami akan terus melakukan koordinasi agar rencana penempatan dapat berjalan dengan baik,” tutur Yayan.

 

Kepala Diskominfo Kota Bandung

Henryco Arie Sapiie

Berita Terkait

DPRD dan Bupati KBB Sepakati APBD Perubahan 2026, Defisit Rp205,67 Miliar Ditutup SiLPA
Warga Pertanyakan Transparansi Izin Pembangunan SMAK 2 BPK Penabur, Rapat Mendadak Berubah Jadwal
PERNYATAAN RESMI KETUA UMUM DEWAN PIMPINAN PUSAT PAGUYUBAN CEPOT MOTAH INDONESIA
DPD SWI Aceh Barat Raih Penghargaan Dalam Festival Literasi  
SWI Jabar Dorong Transparansi dan Kepastian Mekanisme Kemitraan Media dalam Audiensi Bersama Diskominfo Jabar
Kondisi SDN Cijambu Perlu Dicek Teknis, Keselamatan Siswa Jadi Perhatian
DPRD KBB Desak Transparansi Bankeu Desa dan Belanja Modal dalam APBD Perubahan 2026
Malam Kreasi Seni HUT RI ke-81 di RW 06 Gumuruh Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Deklarasi FWMO Kabupaten Bandung Barat, Satukan Insan Pers dan Dorong Kemajuan Media Online

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:35 WIB

DPRD dan Bupati KBB Sepakati APBD Perubahan 2026, Defisit Rp205,67 Miliar Ditutup SiLPA

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:16 WIB

KKP Perkuat Penataan Ruang Laut untuk Dukung Iklim Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Siapa Pemilik Ratusan Ekskavator Ilegal di Nagan Raya, Aparat Ditantang Usut Pemodal Bukan Hanya Pekerja

Senin, 28 September 2026 - 22:33 WIB

PERNYATAAN RESMI KETUA UMUM DEWAN PIMPINAN PUSAT PAGUYUBAN CEPOT MOTAH INDONESIA

Senin, 28 September 2026 - 10:46 WIB

Rangkaian SKD Poltekpin T.A. 2026 di Kanwil Kemenkum Jabar Resmi Berakhir, Skor Tertinggi Tembus 444

Minggu, 27 September 2026 - 22:39 WIB

DPD SWI Aceh Barat Raih Penghargaan Dalam Festival Literasi  

Sabtu, 26 September 2026 - 08:36 WIB

Kunjungi Lapas Perempuan Bandung, Komisi XIII DPR Soroti Layanan Kesehatan Reproduksi Warga Binaan

Berita Terbaru