Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya yang Tidak Bagus

TIME NEWS INDONESIA

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2026 - 00:01 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dengan Direformasi Tubuh Polri bukan hanya kesing semata namun semuanya isinya lagu lama karena masyarakat rakyat indonesia akan bersorak kalau Reformasi tidak hanya slogan hanya teori tapi fakta yang nyata sebenarnya dari perbuatan perubahan yang katanya Reformasi perubahan yang tujuannya kearah lebih baik bagus paten di segala sisi kelam di tubuh Polri selama ini bisa benar benar benar berubah total dengan gaji yang tinggi oleh Presiden Pak Prabowo Subianto agar tidak ada lagi berbagai kasus korupsi jual beli kasus yang mungkin terjadi selama ini dikikis habis dibabat dengan Reformasi total di tubuh Polri”, Tukas Profesor Doktor KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum,Ekonom Menjawab pertanyaan puluhan pemimpin Redaksi media cetak onlen dalam luar negeridikantornya markas pusat partai oposisi merdeka dibilangin cijantung jakarta 19/6/2026 via telepon selulernya

Harapan masyarakat Indonesia dengan adanya REFORMASI POLRI maka kebiasaan lama yang tidak bagus itu ditinggalkan oleh semua dari akar dasar Polri sampai pucuknya Pimpinan Polri.

Keluhan masyarakat masih seperti dahulu “Kalau hilang satu ekor kambing bila lapor akan hilang dua ekor sapi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH meyakini bahwa POLRI bisa merubah kebiasaan lamanya dan tidak menyalahgunakan jabatan serta kekuasaannya di jalan yang tidak semestinya. Untuk menegakkan keadilan jangan pilih pilih. Oknum ini di amankan tidak tersentuh hukum dan oknum ini di tendang diperberat hukumannya. Juga jangan ada lagi oknum ini yang banyak uangnya bisa mengatur hukum dan oknum ini kere tidak mendapatkan keadilan. Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menghimbau agar tinggalkan kebiasaan lama yang tidak bagus. Nama baik sebuah Institusi Negara baik atau buruknya adalah dari perbuatan para pelaksana di dalam Polri dari akar dasar sampai para pimpinannya.

Lambatnya aduan masyarakat yang telah resmi membuat aduan sampai puluhan bulan atau bertahun tahun tidak ada kepastian hukum adalah bukti gagalnya Reformasi di tubuh Polri.

Prof Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media. Kebijakan pensiun cepat harusnya di utamakan oleh Polri. Sehingga tidak ada lagi usia diatas 54 tahun yang masih dibebankan tugas Polri yang semakin berat. Secara pisicologi kemampuan otak dan tenaga di atas usia 50 tahun akan menurun jauh kemampuannya sehingga bisa memiliki masalah kesehatan berat bila dipaksakan menanggung beban berat dalam pekerjaan. Maka bisa dipastikan adalah masalah serius bila masih ada pemimpin Polri yang usia lebih dari 50 masih dipaksakan menjalankan tugas dan tidak pensiun cepat. Padahal pensiun cepat adalah sangat penting untuk menjaga kesehatan. Maka usia diatas 50 adalah masa sensitif penyakit berat akan mengganggu pekerjaan berat anggota Polri. Ada baiknya pensiun cepat harus di ambil. Gunakan di usia 50 lebih itu untuk pekerjaan ringan dan beriwara usaha ringan. Agar kesehatannya tetap terjaga.

Prof Dr Sutan Nasomal juga memperhatikan program kenaikan pangkat yang di persulit sehingga banyak anggota Polri tidak mendapatkan kenaikan pangkat sangat lama. Hal ini adalah kejahatan penghabatan karir anggota polri. Bila hal ini di biarkan maka tidak ada masa depan yang bagus bila menjadi anggota Polri. Seharusnya beasiswa pendidikan untuk anggota Polri di perbesar. Dimana kesempatan sekolah dengan jaminan dari Polri dari S1 S2 atau S3 di berikan untuk 100 anggota Polri di tiap provinsi. Sehingga mengalami peningkatan yang besar bagi anggota Polri karena mengikuti pendidikan dengan baik.

Prof Dr Sutan Nasomal menghimbau kepada Polri agar meneruskan program pembangunan Presiden RI. Setiap anggota Polri harusnya diberikan kesempatan memiliki rumah dengan cicilan murah selama 20 tahun. Jangan ikuti cara lama yang tidak bagus. Banyak anggota Polri sampai pensiun tidak punya rumah dan hidup dari kontrakan kecil dan membebani kehidupannya. Seharusnya setiap anggota Polri bisa memiliki Rumah dengan mudah. Agar pengabdiannya kepada Negara adalah jalan yang tidak menyusahkan setiap anggota Polri.

Hal terakhir yang sangat penting dan harus di tuntaskan adalah kasus kasus pelanggaran HAM serta Kasus Pelanggaran Kode Etik. Jangan ada pihak pihak yang menghambat penegakkan hukum dengan permasalahan pelanggaran HAM dan Pelanggaran Kode Etik. Polri harus mendukung dengan sebaik baiknya penyelesaian kasus kasus oleh anggota oknum di Polri dengan gamblang dan transparan.

Bila cara lama yang tidak bagus masih di jalankan. Itulah tolak ukur kegagalan Reformasi Hukum

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH

Berita Terkait

Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, KDM Bertekad Optimalkan Layanan Dasar kepada Masyarakat
HUT ke-81 RI, Bupati Garut Ungkap Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”
Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN
Publik Sebut Pernyataan Hotman Paris Soal Kapolri Harus Izin Presiden untuk Menetapkan Tersangka Sangat Keliru, Jangan Menggiring Opini yang Menyesatkan Publik
Prof Sutan Nasomal Sarankan Presiden Ri Perintahkan Bawahan Kritik Saran Diterima Diwujudkan Dari Masyarakat Bukan Dianggap Sebaliknya Atau Di Bungkam!!!
PROF DR Sutan Nasomal Menyesalkan Tenaga Kerja ART Dianiaya Di Malaysia Sangat Keji Diluar Batas Prikemanusiaan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

HUT RI ke-81 di Bandung Barat: Merdeka Bukan Sekadar Upacara, Jeje Ritchie Ismail Tantang Pemkab Buktikan Amanah Lewat Kerja Nyata

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, KDM Bertekad Optimalkan Layanan Dasar kepada Masyarakat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Karnaval HUT ke-81 RI di Kelurahan Binong Meriah, Warga Kompak Hidupkan Tradisi Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Semangat Kemerdekaan Menggema: MIS Abdul Malik Peringati HUT RI ke-81 di Lapangan Pusdikter Desa Laksana Mekar  

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:40 WIB

HUT ke-81 RI di Cikalong Wetan Berlangsung Khidmat, Pelajar Berprestasi hingga Desa Terbaik Raih Apresiasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Karnaval Kemerdekaan Meriahkan HUT RI ke-81 di Babakan Surabaya, Kiaracondong

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:44 WIB

SWI Jabar Perluas Jaringan Komunikasi, Perkuat Hubungan Kelembagaan dengan Kesbangpol

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:26 WIB

Beda Jadwal Bukan Penghindaran, Kuasa Hukum AS Tegaskan Hanya Terima Satu Undangan Tes DNA

Berita Terbaru