MAJALAYA,swijabar.com – Suasana penuh antusiasme mewarnai pelaksanaan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK KP 3 Majalaya untuk periode 2026–2027, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk menyalurkan hak suara sekaligus belajar menerapkan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah.
Pemilihan yang melibatkan para siswa tersebut berlangsung sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi siswa. Melalui kegiatan ini, para peserta didik diberikan kesempatan untuk menentukan calon pemimpin OSIS yang dinilai mampu membawa perubahan positif, menampung aspirasi siswa, serta menjalankan berbagai program organisasi selama satu periode ke depan.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, pasangan Ilham Hamdani dan Nabila Fauzya berhasil meraih kemenangan dengan perolehan 136 suara. Hasil tersebut mengantarkan keduanya menjadi pasangan terpilih dalam pemilihan kepengurusan OSIS SMK KP 3 Majalaya periode 2026–2027.
Antusiasme para siswa terlihat dari partisipasi mereka dalam mengikuti rangkaian kegiatan pemilihan. Momen ini tidak hanya menjadi ajang menentukan ketua dan wakil ketua OSIS, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai pentingnya partisipasi, tanggung jawab, serta penghargaan terhadap pilihan bersama.
Pemilihan Ketua OSIS merupakan salah satu bentuk pendidikan demokrasi yang dapat diterapkan secara nyata di lingkungan sekolah. Melalui proses pemungutan suara, siswa belajar bahwa setiap pilihan memiliki nilai dan setiap suara merupakan bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi.
Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk memahami arti perbedaan pilihan, menjaga sikap saling menghormati, serta menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik yang demokratis, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.
OSIS sendiri memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kegiatan sekolah, mulai dari pengembangan kreativitas, kegiatan sosial, kedisiplinan, hingga pelaksanaan program-program yang mendorong peningkatan prestasi siswa.
Karena itu, kepemimpinan OSIS tidak hanya berkaitan dengan jabatan atau kedudukan, tetapi juga menyangkut kemampuan menggerakkan rekan-rekan siswa, membangun komunikasi yang baik, serta menjembatani aspirasi peserta didik dengan pihak sekolah.
Terpilihnya Ilham Hamdani dan Nabila Fauzya dengan perolehan 136 suara menjadi awal dari tanggung jawab baru yang harus dipersiapkan keduanya. Kepercayaan yang diberikan melalui pemungutan suara diharapkan dapat dijawab dengan komitmen, kerja nyata, dan semangat untuk memajukan organisasi siswa.
Sebagai pasangan terpilih, keduanya diharapkan mampu membangun kerja sama dengan seluruh pengurus OSIS, anggota organisasi, serta para siswa dari berbagai tingkat kelas. Keterbukaan terhadap kritik dan saran juga menjadi bagian penting dalam menciptakan organisasi yang aktif, komunikatif, dan mampu menjalankan program secara berkelanjutan.
Kepemimpinan yang baik tidak hanya diukur dari kemampuan menyampaikan gagasan, tetapi juga dari kesanggupan merealisasikan program, menjaga kekompakan, serta memberikan teladan positif bagi lingkungan sekolah.
Di sisi lain, seluruh siswa diharapkan dapat mendukung kepengurusan OSIS periode 2026–2027, terlepas dari perbedaan pilihan selama proses pemilihan. Dukungan dan keterlibatan seluruh warga sekolah akan menjadi modal penting dalam menyukseskan program-program yang direncanakan.
Pergantian kepemimpinan melalui pemilihan OSIS diharapkan mampu menghadirkan semangat baru bagi perkembangan kegiatan kesiswaan di SMK KP 3 Majalaya. Dengan kepengurusan yang solid, OSIS dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi, menyalurkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan berorganisasi.
Melalui organisasi tersebut, siswa juga dapat belajar menyusun program kerja, membagi tanggung jawab, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, dan membangun kolaborasi demi mencapai tujuan bersama.
Pemilihan Ketua OSIS SMK KP 3 Majalaya periode 2026–2027 pada akhirnya bukan sekadar kegiatan rutin pergantian pengurus. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari proses pendidikan karakter yang mengajarkan pentingnya demokrasi, kepemimpinan, kebersamaan, dan tanggung jawab.
Dengan terpilihnya Ilham Hamdani dan Nabila Fauzya yang memperoleh 136 suara, diharapkan kepengurusan OSIS mendatang mampu menjalankan amanah dengan baik, menghadirkan gagasan yang bermanfaat, serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aktif, positif, dan berprestasi.
” Tim Jabar”



















